Jumat, 13 Maret 2015

Kebohongan Tentang SEO

SEO sudah ada selama bertahun-tahun, saat mengoptimasi tentu kita harus mencari tahu apa yang harus dilakukan dan tidak harus dilakukan.

Hal mengenai SEO terus berkembang, namun banyak informasi yang tidak akurat, juga ada banyak kesalahpahaman seseorang saat membuat blog dan menulis tentang SEO, bahkan walaupun mereka tidak ahli.

Setelah anda membaca artikel kesalahan SEO yang bisa melemahkan peringkat Website anda, Berikut juga ada beberapa kebohongan tentang SEO yang mungkin Anda percayai (sayapun awalnya percaya):

1. Ada baiknya untuk membiarkan situs lain menerbitkan ulang konten Anda

Biasanya, ketika sebuah situs lain yang lebih baik dari website Anda mempublikasikan ulang konten Anda, itu hal yang bagus. Anda bisa mendapatkan backlink, menghasilkan lalu lintas bahkan mungkin mendongkrak penjualan produk anda.

Masalahnya, dengan mempublikasikan ulang konten Anda hal itu menciptakan duplikat konten. Bahkan walaupun situs lain memberikan backlink kepada Anda, mesin pencari Google tentu saja hanya akan memberikan peringkat situs lain tersebut yang lebih baik dari situs anda. Yang lebih buruk lagi Anda berpotensi terkena hukuman google Panda.


Lihat saja blog saya. terkena kungfu panda pada bulan lalu:


Kebohongan Tentang SEO


Seperti yang Anda lihat dari grafik di atas, saya melihat penurunan 29% lalu lintas karena saya membiarkan situs lain menerbitkan ulang konten saya. "Terelease" (Nama Blognya).

Meskipun demikian, ini masih merupakan taktik yang bagus untuk memanfaatkannya jika Anda bisa mengatur situs lain untuk mengikuti aturan anda. Mereka harus menggunakan tag canonical yang menunjuk kembali ke URL Anda. Ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan Anda tidak mendapatkan sanksi duplikat konten.

2. Link yang buruk bisa merusak peringkat website anda.


Ketika Google merilis tool  disavow banyak seorang marketers nyemplung ke laut, hahaha. Mereka merasa setiap link yang buruk akan merusak peringkat website mereka. Mungkin untuk beberapa hal bisa di benarkan: Link yang buruk memang dapat merusak peringkat website Anda, tapi itu jarang sekali terjadi kok.

Pertanyaan saya yang sampai malam ini masih ada di benak yang paling dalam (hahha) !! Apakah Google sedang mencoba untuk menghentikan manipulasi algoritma melalui link building.

Banyak link yang berkualitas rendah yang mengarah ke website Anda dari situs aggregator berkualitas rendah (aggregator adalah salah satu jenis blog yang fungsinya dikhususkan untuk mensindikasi isi situs lain melalui RSS Feed). Anda dapat mencoba untuk memfilter beberapa situs dengan menggunakan layanan seperti Cloudflare , tapi jangan paranoid duluan, lebih baik mulai men-disavow setiap link yang tidak anda sukai. Tapi menurut saya sangat jarang situs aggregator bisa membuat website dihukum sama google.

Lihat saja Blog ini. Saya memiliki 5700+ orang backlink dari 313 domain yang unik. Dari link tersebut, 181 berasal dari situs aggregator berkualitas rendah.

Jika anda khawatir tentang link yang berkualitas rendah, lebih baik fokuskan waktu Anda untuk menciptakan produk / layanan dan menulis konten yang baik. Jangan pernah membeli link dengan maksud memanipulasi peringkat website anda.

3. Semakin banyak halaman konten yang Anda miliki, semakin baik


Masalah yang sering muncul saat blogging biasanya adalah membuat konten dengan topik yang kering dan membosankan. Tentu saja bakalan sedikit orang yang akan berbagi konten anda di jejaring sosial atau memberikan backlink kepada Anda.

Sebelum menulis konten di situs Anda, lebih baik pikirkan dahulu apakah orang-orang  akan membagi konten anda dan memberikan backlink ke halaman web anda. Tidak peduli seberapa baik konten Anda, jika Anda menulis konten  yang membuat orang tidak mau membagi konten anda, Itu bakalan bisa merusak lalu lintas website Anda.

Salah satu situs pertama yang pernah saya buat adalah http://share-ilmupengetahuan.blogspot.com/  sebuah blog yang tidak ada pembacanya haha, tapi saya juga menambahkan lebih dari 1.000 halaman konten. Kualitas konten yang cukup baik, tapi sangat sedikit orang yang terkait dengan artikel saya. Pada akhirnya, lalu lintas blog itu menurun. Setelah saya hapus konten dan saya sisain sedikit, lalu lintasnya mulai mendaki lagi perlahan-lahan.

4. Semakin tinggi tingkat bouncing Anda, semakin rendah peringkat website Anda

Satu hal yang saya tahu adalah analisis. Saya sudah ikut mendirikan dua website analitik milik teman saya, dan saya sudah membantu dua website itu mengembangkan bisnis mereka melalui analisis.

Banyak seorang pemasar mengklaim bahwa semakin tinggi tingkat bouncing Anda, peringkat website Anda akan menjadi lebih rendah. Anda perlu mengurangi tingkat bouncing atau bounce rate Anda.

Memiliki tingkat bouncing yang kecil persennya mungkin itu hal yang baik, tapi tidak berarti website Anda memiliki peringkat yang lebih tinggi. Dalam pengalaman saya bekerja dengan berbagai situs yang meminta bantuan saya, saya melihat tidak ada korelasi antara tingkat bouncing dan peringkat.

5. konten yang menurut anda terbaik harus dipublikasikan di situs Anda sendiri (jangan di bagi-bagi ke yang lain).

Berapa banyak lalu lintas situs web yang Anda hasilkan?. Apa yang akan terjadi ketika Anda memposting sebuah konten yang banyak peminatnya ?
Lalu lintas Anda pasti makin berlipat ganda.

Konten adalah raja, tapi jika Anda menempatkan konten anda di situs orang lain yang kualitasnya rendah, bisa-bisa ikutan jelek website anda, beda jika konten anda di publikasikan di website yang lebih baik, anda pasti kebanjiran lalu lintas,
pendapatan Anda juga lebih banyak. Plus, Anda juga akan menghasilkan link otoritatif, yang akan membantu peringkat Anda dari waktu ke waktu.

Kesimpulan

Saya tidak selalu benar, jadi Tidak berarti Anda harus mengasumsikan saya selalu benar di dalam setiap postingan ini.
Saya Selalu mencoba untuk memahami dengan cara saya sendiri, terutama di SEO dan Marketing. Hal-hal yang terus berkembang, dan saya perlu mengikuti perkembangan baru karena saya ingin mendominasi hasil pencarian.

Jadi, Apa kebohongan lain tentang SEO yang pernah anda dengar?

Kebohongan Tentang SEO Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Aulia Aprifky